Abstract :
Secara Umum, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan perencanaan
pembelajaran berbasis kewirausahaan, pengelolaan kurikulum dan siapa yang dilibatkan
dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran berbasis kewirausahaan, hambatan serta
upaya penanganan hambatan perencanaan pembelajaran berbasis kewirausahaan di SMK
Negeri 1 Medan.
Hasil penelitian ini menunjukkan Pembelajaran berbasis kewirausahaan di SMK
Negeri 1 Medan merupakan penambahan indikator atau menyisipkan indikator yang
terintegrasi dengankewirausahaan di seluruh mata pelajaran tetapi hanya terbatas pada materi
tertentu yang dapat diintegrasikan dengan kewirausahaan. Faktor penghambatnya yaitu
peserta didik yang kurang melek dan tidak perduli terhadap dunia perekonomian serta
perilaku peserta didik yang tidak siap terjun kelapangan untuk bekerja. Upaya-upaya yang
dilakukan dalam mengatasi hambatan yaitu dengan mengadakan sosialisasi dengan wali
murid, memberikan edukasi kepada peserta didik dengan kegiatan-kegiatan berbasis
lingkungan, memberikan himbauan-himbauan berupa poster untuk menjaga
kewirausahaan,memberikan himbaun-himbaun serta ajakan dalam mengikuti pelatihan,
seminar, pemasaran kewirausahaan dalam bentuk Alfamart class.
Kesimpulan dari hasil penelitian adalah manajemen pembelajaran berbasis
kewirausahaan di SMK Negeri 1 Medan dilakukan dengan baik dan berjalan sesuai dengan
apa yang diharapkan. Manajemen Pembelajaran berbasis Kewirausahaan di SMK Negeri 1
Medan cukup baik terlihat dari program Alfamart class yang mendasari pembelajaran
berbasis kewirausahaan dengan melibatkan siswa/i, guru-guru, dan masyarakat sekitar
sehingga mampu melaksanakan pembelajaran berbasis kewirausahaan.