Institusion
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Author
Sitorus, Sofryadi
Subject
070 News media, journalism, publishing
Datestamp
2021-01-08 04:39:20
Abstract :
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat pengetahuan wartawan
muslim di harian surat kabar Analisa terhadap kode etik jurnalistik terkhusus pasal 6,
langkah-langkah penerapan kode etik jurnalistik pasal 6, hambatan-hambatan
wartawan muslim di harian surat kabar Analisa dalam menerapkan kode etik
jurnalistik pasal 6 tentang menolak penyalahgunaan profesi dan suap, serta
bagaimana wartawan Analisa mengatasi hambatan-hambatan tersebut.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif
sebagai pendekatan penelitian. Penelitian ini dianalisis dengan cara induktif dari
hasil wawancara, observasi, dan telaah pustaka, dengan mengambil tiga orang
subjek penelitian yang berstatus sebagai wartawan Harian Analisa Medan. Proses
pengumpulan data berlangsung kurang lebih selama tiga bulan di bulan Oktober,
November, Desember 2019.
Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa wartawan harian surat
kabar Analisa sepenuhnya memahami kode etik jurnalistik pasal 6 mengenai
penyalahgunaan profesi dan menerima suap yang di peroleh dari pelatihan yang di
lakukan surat kabar Analisa, Himbaun dari surat kabar Analisa, mempelajari sendiri
dan peraturan yang sudah ada, dalam penerapan kode etik jurnalistik menjadi acuan
dalam menjalankan tugas sebagai wartawan.
Langkah-langkah penerapan kode etik jurnalistik di Harian surat kabar
Analisa yakni membuat program sosialisasi kepada seluruh wartawan, menerapkan
kode etik jurnalistik pasal 6 serta membuat rapat di akhir bulan sebagai bahan
evaluasi dari kinerja mereka. Hambatan-hambatan yang terjadi yang di paparkan oleh
para wartawa terkait adanya oknum yang ingin dicitrakan positif, kurangnya
keimanan wartawan yang mau menerima suap, hingga tidak terpenuhnya
kesejahteraan wartawan, dan wartawan mengetahui bagaimana cara mengatasinya.
Implikasi penelitian bagi wartawan dan pihak Harian Analisa Medan
yaitu wartawan diharapkan tetap memegang teguh rasa profesionalisme dan rasa
moralitas sebagai seseorang yang memiliki profesi yang penuh dengan etika.
Harian Analisa Medan diharapkan tetap memantau para wartawan tidak berhenti
untuk tetap mengingatkan kepada para karyawan betapa pentingnya kode etik bagi
seorang wartawan.