Institusion
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Author
Dina, Siti Maulid
Subject
371.3 Metode, kegiatan belajar mengajar; metode pembelajaran
Datestamp
2021-01-08 16:51:01
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan
berpikir kreatif dan pemecahan masalah matematika yang diajar
menggunakan model pembelajaran student teams achievement
divissions (STAD) dan pembelajaran berbasis masalah.
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan jenis
penelitian quasi eksperimen. Populasinya adalah seluruh siswa
kelas VIII SMP Muhammadiyah 48 Medan, Tahun Ajaran 2018-2019 yang
berjumlah 60 siswa.
Analisis data dilakukan dengan analisis varian (ANAVA). Hasil
temuan ini menunjukkan: 1) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir
kreatif siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran STAD dan
Pembelajaran Berbasis Masalah, dengan Qhit (5,483) > Qtabel (2,89); 2)
Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa
yang diajar menggunakan model pembelajaran STAD dan Pembelajaran
Berbasis Masalah pada materi lingkaran, dengan Qhit (6,016) > Qtabel
(2,89); 3) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif dan
pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan menggunakan
model pembelajaran STAD dan Pembelajaran Berbasis Masalah pada
materi lingkaran, dengan Qhit (0,330) < Qtabel (2,83). Begitu juga pada kedua
kemampuan dengan Qhit (1,172) < Qtabel (2,83); 4) Terdapat interaksi yang
signifikan antara model pembelajaran yang digunakan terhadap
kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah matematika siswa.
Simpulan penelitian ini menjelaskan bahwa kemampuan berpikir
ii
kreatif dan pemecahan masalah siswa lebih sesuai diajarkan dengan
model pembelajaran STAD daripada model Pembelajaran Berbasis
Masalah.