Abstract :
Islamic Social Reporting adalah standar pelaporan kinerja sosial perusahaanperusahaan yang berbasis syariah. Secara khusus indeks ini merupakan perluasan
pelaporan kinerja sosial yang meliputi harapan masyarakat tidak hanya mengenai
peran perusahaan dalam perekonomian, tetapi juga peran perusahaan dalam
perspektif spiritual, yang lebih menekankan pada keadilan sosial terkait mengenai
lingkungan, masyarakat, dan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, dan Leverage Terhadap
Pengungkapan ISR pada Perusahaan Industri Barang Konsumsi yang terdaftar di
Indeks Saham Syariah Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif.
Metode penelitian yang digunakan adalah uji asumsi klasik, uji regresi linear
berganda, dan uji hipotesis. Sampel penelitian ini yaitu Laporan Tahunan
Perusahaan Industri Barang Konsumsi yang terdaftar di ISSI tahun 2016-2019.
Teknik sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling dan diperoleh 17
perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Profitabilitas
berpengaruh sebesar 2,002 dengan tingkat signifikan sebesar 0,050 terhadap
pengungkapan ISR. Sedangkan secara parsial Ukuran Perusahaan berpengaruh
negatif sebesar -,481 dengan tingkat signifikan 0,632 terhadap pengungkapan ISR.
Dan Leverage berpengaruh sebesar 2,679 dengan tingkat signifikan 0,009
terhadap pengungkapan ISR. secara simultan Profitabiitas, Ukuran Perusahaan
dan Leverage berpengaruh terhadap pengungkapan ISR sebesar 6,432 dengan
tingkat signifikan sebesar 0,001. Sedangkan dari hasil Koefisien Determinasi
(R2
) menunjukkan pengaruh Profitabiitas, Ukuran Perusahaan dan Leverage
berpengaruh sebesar 0,660 terhadap pengungkapan ISR. Hal ini menunjukkan
bahwa sebesar 66% pengungkapan ISR dipengaruhi oleh Profitabiitas, Ukuran
Perusahaan dan Leverage. Sedangkan sisanya sebesar 34% dipengaruhi oleh
variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.