Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Pimpinan daerah
Muhammadiyah dalam mengembangkan masyarakat Islam kota Gunungsitoli.
Masalah yang diteliti dalam tulisan ini difokuskan pada beberapa hal, yaitu : 1).
Bagaimana sejarah berdirinya Muhammadiyah di Pulau Nias? 2). Bagaimana
perkembangan Amal Usaha persyarikatan Muhammadiyah kota Gunungsitoli? 3).
Bagaimana Implementasi program pengembangan masyarakat Islam Pimpinan
daerah Muhammadiyah kota Gunungsitoli.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dan
deskriptif. Dengan menggunakan metode pendekatan agama, historis, dan sosiologi.
Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui teknik wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik
analisis data deskriptif kualitatif. Dan yang menjadi Informan penelitian adalah
Ketua Pimpinan daerah Muhammadiyah, Alumni, Kader dan pengurus Pimpinan
daerah Muhammadiyah kota Gunungsitoli sesuai dengan kebutuhan data yang di
peroleh dari penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdirinya Muhammadiyah di Pulau
Nias pada Tahun 1933, yang dipelopori oleh Said Muhammad Al Madany pendatang
yang berasal dari Padang Sidempuan dan O.M. Ali Sahib berasal dari kota Padang.
Hingga Muhammadiyah terus berkembang dan membentuk Ranting Muhammadiyah
hingga meluas terbagi menjadi lima Ranting yaitu, Ranting Kampung Baru, Ranting
Jalan Kelapa, Ranting Pasar, Ranting Mudik, dan Ranting Boyo. Hingga
Muhamadiyah terus berkembang dan memberikan kontribusi yang besar terhadap
kota Gunungsitoli dan menhilangkan secara berangsur-angsur Sifat Syirik, Khurafat,
dan Bid?ah di kalangan masyarakat Islam. Hingga dapat terlihat perkembangannya
dari tiga aspek, yaitu aspek keagamaan, aspek pendidikan, dan aspek sosial
kemasyarakatan. Dan terbentuknya berbagai Amal Usaha dengan mendirikan
Sekolah mulai dari TK, SD, MIS, MTS, SMP dan MA Muhammadiyah, hingga
mengelola Masjid dan melakukan pengajian-pengajian ditengah masyarakat Islam.