Abstract :
Biji karet merupakan salah satu jenis biji-bijian yang berpotensi
dikembangkan dalam berbagai produk industry pangan.Biji karet memiliki mutu
gizi yang tidak kalah dengan jenis biji-bijian lainnya, namun pemanfaatannya
menjadi bahan makanan masih terbatas. Salah satu produk makanan tersebut
adalah tempe. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya terima dan
kandungan gizi tempe yang berbahan baku biji karet.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yaitu pembuatan tempe
biji karet dengan perendaman selama 3 hari dan perbusan selama 2 jam, serta
perendaman selama 4 hari dan perbusan selama 3 jam. Panelis dalam penelitian
ini adalah siswa madrasah diniyah awaliyah nurul hidayah desa aek goti,
sebanyak 30 orang.Data uji daya terima yang diperoleh dianalisis secara
deskriptif, nilai kandungan gizi protein dan lemak ditentukan dengan
menggunakan metode kjeldhal dan metode weibull yang di uji di Laobartprium
Badan Riset dan Standarisasi Industri Medan.
Hasil penelitian dengan melakukan uji organoleptik terhadap rasa,warna
dan aroma, penelis lebih menyukai tempe A1 dengan perlakuan perendaman
selama 3 hari dan perbusan selama 2 jam, sedangkan untuk hasil uji organoleptik
tekstur penelis lebih menyukai tempe A2 dengan perendaman selama 4 hari dan
perbusan selama 3 jam.Hasil analisis kandungan gizi dari A1 memiliki kandungan
protein 8.89% dan lemak 21.3%.Dan kandungan gizi dari A2 protein 6.85% dan
lemak 21.8%. Peneliti selanjutnya disarankan untuk melihat kandungan gizi
karbohidrat dan serat yang terdapat pada tempe biji karet.