Abstract :
Pajak merupakan salah satu sumber penerimaan negara yang besar,
sehingga digunakan untuk melaksanakan pembanguna bagi seluruh rakyat
Indonesia. Pajak dipungut dari warga negara Indonesia dan menjadi salah satu
kewajiban yang dapat dipaksakan penagihannya. Salah satu jenis pajak daerah
yang penerimaannya cukup besar adalah pajak kendaraan bermotor. Pajak
kendaraan bermotor merupakan pajak jenis pajak provinsi yang mana dalam
pelaksanaan pemungutannya dilakukan di Kantor unit SAMSAT. Penulisan ini
bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat upaya
peningkatan penerimaan pahak kendaraan bermotor untuk meningkatkan
Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan upaya yang dilakukan kantor SAMSAT
Panyabungan untuk meningkatkan penerimaan pajak kendaraan bermotor untuk
meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penelitian ini merupakan jenis
penelitian kualitatif deskriptif dan dalam pengumpulan data peneliti menggunakan
metode wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
faktor pendukung dalam meningkatkan penerimaan pajak kendaraan bermotor
untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah yaitu, adanya kerjasama yang
dilakuka oleh pihak SAMSAT Panyabungan dengan pihak-pihak terkait seperti
Satlantas Panyabungan. Sedangkan yang menjadi faktor penghambat dalam
meningkatkan penerimaan pajak kendaraan bermotor untuk meningkatkan
Pendapatan Asli Daerah yaitu, tingkat kesadaran masyarakat dalam membayar
pajak kendaraan, keadaan ekonomi masyarakat. Adapun upaya yang dilakukan
SAMSAT dalam meningkatkan penerimaan pajak kendaraaan bermotor
untukmeningkatkan Pendapatan Asli Daerah adalah melakukan sosialisasi,
memberikan surat panggilan kepada wajib pajak yang menunggak, melakukan
razia, mekanisme pelayanan yang cepat sehingga wajib pajak tidak menunggu
terlalu lama.