Abstract :
Tanaman labu kuning termasuk dalam keluarga buah labu-labuan
atau curcubitacea, dan masih sekerabat dengan melon (cucumis melo) dan
mentimun (cucumis sativum). Tanaman ini merupakan tanaman semusim
yang bersifat menjalar dengan perantaraan alat pemegang berbentuk pilin
atau spiral, berambut kasar, berbatang basah dengan panjang 5-25 meter.
Tanaman labu kuning mempunyai salur dahan berbentuk spiral yang
keluar di sisi tangkai daun. Berdaun tunggal, berwarna hijau, dengan letak
berselang-seling, dan bertangkai panjang. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui daya terima dan kandungan nilai gizi dari biskuit tepung
labu kuning.
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen murni
dengan rancangan eksperimental sederhana. Yang hanya terdiri dari satu
faktor dengan perlakuan yaitu perlakuan pertama dengan 20% tepung labu
kuning dan 80% tepung terigu dan perlakuan kedua dengan 50% tepung
labu kuning dan 50% tepung terigu. Uji daya terima ini dilakukan te
rhadap 19 panelis yaitu panelis anak SD dan analisis kandungan gizi
dilakukan di laboratorium balai riset dan standarisasi industry padang dan
uji vitamin a dilakukan di laboratorium FKM UINSU.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa A1 merupakan sampel yang
paling disukai oleh panelis dengan skor penilaian terhadap aroma 78,94%
(suka), warna 89,47% (suka), rasa 94,73% (suka) dan tekstur 94,73%
(suka). Hasil analisis kandungan gizi yang terdiri dari serat 15,26% (A1)
dan 16,14% (A2) vitamin a
Penelitian selanjutnya disarankan untuk melihat kandungan gizi
lainnya yang terdapat pada biskuit dan dapat dijadikan sebagai makanan
tambahan anak sekolah dasar.