Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi
kejadian kecelakaaan kerja pada nelayan di wilayah pesisir, Belawan. Penelitian ini
merupakan penelitian analitik observasional dengan desain studi case control.
Sebanyak 98 nelayan dijadikan sampel dengan purposive sampling. Analisis
statistik bivariat dan multivariat digunakan untuk menentukan pengaruh antara
faktor manusia, lantai licin dan ketersediaan alat pengaman. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa kecelakaan kerja dipengaruhi beberapa faktor yaitu, variabel
pengetahuan dengan nilai (p value=0,002 dan OR=5,322; 95%CI=1,639-17,286),
variabel peralatan dengan nilai (p value=0,024 dan OR=5,201; 95% CI = 1,441-
18,777) dan variabel pelatihan K3 dengan nilai (p value=0,000 dan OR=0,014;
95%CI = 0,002-0,083). Penelitian ini menemukan bahwa pengaruh pengetahuan
rendah, peralatan berisiko dan tidak mengikuti pelatihan K3 berhubungan positif
secara signifikan dengan kejadian kecelakaan kerja pada nelayan di wilayah pesisir,
Belawan. Studi ini penting terhadap nelayan dan mitra kesehatan seperti Puskesmas
dan Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) untuk menerapkan pelatihan keselamatan
dan kesehatan kerja pada saat melaut untuk mencegah peningkatan angka
kecelakaan kerja pada nelayan di Belawan.