Abstract :
Salah satu penyakit akibat kerja yang dapat muncul sewaktu-waktu dan sering
diabaikan oleh mayoritas pekerja informal adalah Musculoskeletal Disorders.
Keluhan musculoskeletal merupakan keluhan yang berada pada bagian otot skeletal
atau otot rangka yang dirasakan oleh seseorang mulai dari keluhan sangat ringan
hingga sangat sakit yang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti postur
kerja, umur, lama kerja, kebiasaan merokok, dan kebiasaan olahraga. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara postur kerja dan faktor individu
dengan keluhan Musculoskeletal Disorder pada pekerja nelayan di desa nenassiam.
Penelitian ini menggunakan Cross Sectional, responden penelitian nelayan dengan
93 sampel, pengumpulan data menggunakan kuesioner NBM. Analisis bivariate
dengan uji Chi Square. Responden merasakan keluhan Musculoskeletal kategori
tinggi sebanyak 49 responden (52,7%) dan keluhan kategori rendah sebanyak 44
responden (47,3%). Responden yang berumur >35 tahun lebih banyak dengan
jumlah 63 responden (67,7%). Responden yang bekerja >8 jam sebanyak 55
responden (59,1%). Responden yang memiliki kebiasaan merokok 84 responden
(90,3%). Dan responden yang tidak memiliki kebiasaan olahraga 60 responden
(64,5%). Ada hubungan antara umur dengan keluhan MSDs p= 0,000 < 0,05. Ada
hubungan antara lama kerja dengan keluhan MSDs p= 0,020< 0,05. Tidak ada
hubungan antara kebiasaan merokok (p= 1,000) dan olahraga (p= 0,96) dengan
keluhan MSDs karena p > 0,05.