Abstract :
Desa Selotong adalah salah satu desa yang terletak di Kec. Secanggang
Kab. Langkat. Dengan memiliki jumlah penduduk sebanyak 4.616 jiwa yang
terbagi dalam 1.546 KK dan mata pencaharian utama masyarakatnya yaitu
nelayan mencapai 50%, petani 40%, lain-lain 10%. Desa Selotong salah satu desa
yang masyarakatnya banyak menerima bantuan PKH dan BPNT. Bantuan ini
adalah untuk masyarakat miskin. Dengan angka penerimaan bantuan mulai tahun
2016 berjumlah 353 KK sampai tahun 2020 sudah berjumlah 372 KK. Ini
menandakan permasalahan kemiskinan masih tinggi. Dengan meningkatnya
jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari bantuan Program Keluarga
Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ini, menandakan bahwa
ada permasalahan dalam pengentasan kemiskinan di desa tersebut. Bahwasanya
orang yang menerima PKH dan BPNT belum merasakan kesejahteraan
sebagaimana mestinya.
Penelitian ini termasuk penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif.
dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Responden penelitian ini
adalah pihak pemerintahan Desa Selotong dan masyarakat penerima bantuan PKH
dan BPNT berjumlah 12 (sepuluh) orang. Wawancara dilakukan bersifat santai
dan tidak rumit, pertanyaan yang diajukan juga tidak bersifat mengintrogasi
melainkan hanya untuk memperoleh data yang diinginkan guna menyelesaikan
penulisan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas
PKH dan BPNT dalam mengentaskan kemiskinan di Desa Selotong berjalan tidak
efektif. Hal ini dikarenakan program bantuan PKH dan BPNT masih ditemukan
kurang tepatnya sasaran penerima bantuan untuk masyarakat miskin. Karena hasil
penelitian yang didapatkan antara realisasi penerima PKH dan BPNT dengan
target penerima PKH dan BPNT adalah masih banyaknya masyarakat miskin atau
target penerima PKH dan BPNT daripada masyarakat miskin yang sudah
menerima atau realiasasi penerima PKH dan BPNT.