Abstract :
Strategi Penerapan Zakat sebagai pengurang pajak penghasilan terhutang (Taxes
Credit) di Provinsi Aceh Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris
mengenai Solusi Implementasi zakat sebagai pengurang pajak penghasilan
terhutang (Taxes Credit) di Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif dengan alat analisis ANP (Analytic Network Process). Terdapat tiga
aspek dalam Strategi penerapan zakat sebagai pengurang pajak terhutang (Taxes
Credit) yaitu, Baitul Maal, Masyarakat dan Pemerintah. Hasil penelitian
menjelaskan bahwa masalah yang paling prioritas yang perlu cepat mendapatkan
respon adalah masalah Aspek Pemerintah dengan tingkat rate agreement sedang.
Selanjutnya masalah Baitul Maal Aceh dengan tingkat rate agreement sedang,
dan masalah masyarakat dengan tingkat rate agreement rendah. Solusi yang
paling prioritas adalah klaster Pemerintah yaitu aspek Setara, dengan tingkat rater
agreement rendah. Selanjutnya prioritas solusi pada klaster Baitul Maal Aceh
yaitu aspek Amanat Undang-Undang dengan tingkat rater agreement rendah. Dan
prioritas solusi pada klaster Masyarakat yaitu aspek DPRA dengan tingkat rater
agreement rendah. Hasil sintesis menunjukkan Strategi yang paling prioritas
adalah aspek Sosialisasi dan edukasi melalui media dengan tingkat rater
agreement rendah, maksudnya adalah Baitul Maal Aceh wajib dan harus terus
mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat dan steakholder pemerintah
tentang zakat sebagai pengurang pajak terhutang (Taxes Credit). Kesimpulannya
adalah bahwa zakat sebagai pengurang pajak penghasilan terhutang (Taxes Credit)
di provinsi Aceh belum diimplementasikan karena pemerintah belum berani
mengeluarkan PP terkait UUPA dan ada disharmonisasi antara UU pajak
penghasilan dengan UUPA.