Institusion
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Author
Rasimah, Rasimah
Subject
371.1 Guru, tenaga pendidikan, (dosen kelaskan di 378.1)
Datestamp
2021-01-25 15:13:19
Abstract :
Masalah penelitian ini adalah bentuk-bentuk perilaku
agresif anak yang berasal dari keluarga broken home dan upaya
yang dilakukan guru BK untuk mengatasinya di Madrasah Tsanawiyah
Negeri 3 Medan.Subjek penelitian ini adalah guru BK dan siswa
Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Medan yang berasal dari keluarga
broken home. Alat pengumpul datanya adalah observasi, wawancara
dan studi dokumen.Pengolahan datanya menggunakan teknik analisis
kualitatif.
Adapun bentuk perilaku agresif yang ditemukan oleh peneliti di sekolah
Madrasah Tasanawiya Negeri 3 Medan yang berasal dari keluarga broken home
adalah bentuk perilaku agresif verbal yang meliputi sindir menyindir, yaitu siswa
yang sering berbicara sindir menyindir sesama teman yang sering dilakukan kalau
siswa tidak suka kepadanya, berbicara kotor, yaitu siswa yang sering berbicara
kotor terkadang terjadi hanya karena hal-hal yang biasa, berbicara kotor sudah hal
seperti biasa dilakukan mereka, berkata tidak sopan kepada guru, yaitu murid
sering berbicara tidak sopan kepada. Sedangkan bentuk perilaku agresif non
verbal adalah berkelahi yaitu siswa sering berkelahi dengan teman satu kelasnya
di karenakan hal-hal yang biasa saja tidak sampai berkelahi berlebihan tidak
melibatkan orang luar, bolos dari kelas, yaitu siswa sering bolos dari kelas
dikarenakan siswa malas belajar terkadang dikarenakan mereka tidak suka dengan
mata pelajaran.Upaya guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi perilaku
agresif yang dilakukan siswa berasal dari keluarga broken homedi Madrasah
Tsanawiyah Negeri 3 Medan, guru bimbingan dan konseling memberikan layanan
konseling individu apabila siswa melakukan perilaku agresif, guru bimbingan dan
konseling bekerja sama dengan guru-guru yang lainnya untuk mengatasi perilaku
agresif siswa, guru bimbingan konseling memberikan layanan kepada murid yang
berperilaku agresif, apabila murid tidak bisa lagi dinasehati guru melakukan
panggilan orang tua kepada siswa yang berprilaku agresif