Abstract :
Penelitian ini bertujuan, untuk mengetahui bagaimana akun Instagram
Qonuun membingkai fenomena menjelang Pilpres 2019 terkait tagar
#2019BukanBapak dalam mengkonstruksi postingan videonya. Penelitian ini
berlandaskan paradigma kontruktivis dengan pendekatan kualitatif. Adapun
metode penelitian yang digunakan adalah analisis framing model Robert N.
Entman. Dengan model ini akan terlihat pilihan kata, seleksi isu, dan penonjolan
aspek tertentu dari suatu isu yang dikonstruksikan oleh Instagram qonuun dalam
pemberitaan Tagar #2019BukanBapak. Penelitian menggunakan analisis framing
model Robert N. Entman yaitu mengamati teks menggunakan empat struktur
analisis framing, yaitu define problem (mengidentifikasi masalah), diagnosa
causes (penyebab masalah), moral evaluation (penilaian moral), dan treatment
recommendation (memberi solusi). Hasil analisis framing terhadap teks Instagram
Qonuun memperlihatkan gerakan dalam mengekpresikan reaksi politik
masyarakat sebagai intelektual muslim dalam mengkritik pemerintahan. Dikemas
dalam bentuk video meme Islami dengan judul postingan #2019BukanBapak
dengan menanamkan konsep Islami. Solusi yang diberikan dalam hal
pembingkaian video meme Islami ini adalah agar media pada umumnya dapat
memberikan ruang yang setara saat memproduksi berita dengan isu sensitif,
terutama tentang politik. Qonuun mengkonstruksi pemberitaan gerakan tagar
#2019BukanBapak dengan menggunakan elemen-elemen framing, seperti bahasa,
gambar, judul, dan menggunakan main cuplik animasi kartun yang menarik
perhatian khalayak.