Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris, bagaimana pengaruh DPK,
NPF dan PPAP terhadap penyaluran pembiayaan pada PT Bank BNI Syariah
Indonesia. Penelitian ini menggunakan data time series tahun 2012-2019 dengan
pendekatan penelitian kuantitatif dan menggunakan data sekunder. Teknik analisis
data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, analisis regresi linier berganda dan
uji hipotesis. Pengolahan data menggunakan SPSS 23. Berdasarkan hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial DPK berpengaruh positif dan
signifikan terhadap Penyaluran Pembiayaan dengan nilai t hitung sebesar 18,671
dan nilai signifikansi sebesar 0,000, lalu secara parsial NPF berpengaruh negatif
dan signifikan terhadap Penyaluran Pembiayaan dengan nilai t hitung sebesar -
3,780 dan nilai signifikansi sebesar 0,001, dan secara parsial PPAP berpengaruh
positif dan signifikan terhadap Penyaluran Pembiayaan dengan nilai t hitung
sebesar 2,251 dan nilai signifikansi sebesar 0,032. Secara simultan Dana Pihak
Ketiga (DPK), Non Performing Financing (NPF), dan Penyisihan Penghapusan
Aktiva Produktif (PPAP) berpengaruh terhadap Penyaluran Pembiayaan dengan
nilai F hitung sebesar 674,079 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan dapat
dilihat dari uji koefisien regresi DPK, NPF dan PPAP berpengaruh terhadap
Penyaluran Pembiayaan sebesar 98,6% dan 1,4% dipengaruhi oleh variabel lain
yang tidak disertakan dalam penelitian ini.