Abstract :
Bank BRI Syariah KCP Langkat Stabat merupakan bank syariah milik
pemerintah yang ada di langkat, yang dalam melaksanakan kegiatan usahanya
sudah menganut prinsip good corporate governance (GCG). Kurang efektifnya
pelaksanaan prinsip good corporate governance (GCG) pada BRI Syariah KCP
Langkat Stabat yang menjadi salah satu faktor penyebab penurunan tingkat laba
bank pada tahun 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan
menganalisis pelaksanaan prinsip good corporate governance (GCG) pada BRI
Syariah KCP Langkat Stabat dan kendala dalam pelaksanaannya. Jenis penelitian
ini adalah kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data,
penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BRI
Syariah KCP Langkat Stabat sudah melaksanakan prinsip good corporate
governance yaitu prinsip transparansi, akuntabilitas, profesional,
pertanggungjawaban, dan kewajaran atau keadilan. Namun ada beberapa prinsip
yang belum efektif yaitu pada prinsip transparansi pada indikator visi dan
misi bank yang tidak tertera pada laman website BRI Syariah KCP
Langkat Stabat, prinsip akuntabilitas pada indikator perincian tugas dan tanggung
jawab karyawan yang masih terdapat perangkapan job, dan prinsip kewajaran
pada indikator kesempatan karyawan dalam pelatihan kerja namun tidak
terlaksanakan. Adapun kendala yang muncul, diantaranya kurang unggulnya
teknologi informasi, kurangnya kesadaran karyawan dalam melaksanakan prinsip
GCG, kurangnya jumlah karyawan bank, pihak nasabah yang terkadang melakukan
pelanggaran seperti kredit macet, kurangnya waktu dalam hal training bagi
karyawan baru sehingga kurang maksimal pelaksanaan GCG.