Abstract :
Indonesia menjadi salah satu negara yang melakukan perdagangan
internasional, yaitu ekspor. Ekspor adalah kegiatan menjual barang dan jasa ke
luar negeri. Salah satu komoditi ekspor Indonesia adalah kopi yang merupakan
produk ekspor sektor perkebunan. Peranan perdagangan internasional terhadap
perekonomian yakni terdapat pendapatan yang diperoleh oleh produsen, eksportir,
kesempatan kerja dan kenaikan investasi. Kenaikan ekspor berarti pendapatan
devisa meningkat dan selanjutnya kemampuan mengimpor juga bertambah dan
akhirnya investasi meningkat. Permasalahan utama yang dialami oleh suatu
negara adalah ekspor yang tidak stabil. Dengan adanya fluktuasi jelas akan
mempengaruhi pertumbuhan ekonomi negara-negara yang sedang berkembang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai tukar rupiah dan harga
internasional terhadap nilai ekspor kopi Indonesia. data penelitian ini mengunakan
data sekunder yang diperoleh langsung dari Kementrian Perdagangan,
Internasional Coffee Organization, dan Badan Pusat Statistik. Analisis yang
digunakan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan model analisis
linear berganda (Ordinary Least square) . Dalam penelitian ini menggunakan
Eviews 8.0 sebagai alat estimasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai
tukar rupiah berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai ekspor kopi
Indonesia dengan nilai signifikansi 0,0051 yang lebih kecil dari tingkat
signifikansi 5%. Harga internasional berpengaruh positif dan signifikan dengan
nilai signifikansi 0,0008 yang lebih kecil dari tingkat signifikansi 5%. Kemudian
adanya hubungan antara nilai tukar rupiah dan harga internasional terhadap nilai
ekspor sebesar 72% dan 28% lainnya dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak
disebutkan dalam model ini