Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap
stres akademik siswa kelas XI MAN 1 Medan dan Implikasinya dalam bimbingan
dan konseling. Efikasi diri merupakan keyakinan akan kemampuan diri dalam
belajar. Konsep efikasi diri berhubungan dengan keyakinan bahwa setiap orang
harus mengevaluasi kemampuan mereka untuk melakukan tugas yang diberikan
dengan sukses. Ketika seorang siswa memiliki efikasi diri yang rendah maka
mengalami kondisi stres akademik yang tinggi. Sebaliknya, ketika seorang siswa
memiliki efikasi diri yang tinggi maka mengalami kondisi stres akademik yang
rendah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi
linier sederhana. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MAN 1
Medan sejumlah 139 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan
teknik cluster random sampling. Alat pengumpulan data berupa skal efikasi diri
dan skala stres akademik. Uji validitas instrument menggunakan validitas isi
dengan product moment, sedangkan reliabilitas dengan menggunakan formula
Alfa Croanbach dengan nilai koefisien 0,859 pada efikasi diri dan 0,938 pada
stres akademik. Analisis data menggunakan teknik regresi linier sederhana dengan
program SPSS 26 for windows.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efikasi diri siswa kelas XI
MAN 1 Medan 71,2% berada dikategori sedang, 15,8% berada dikategori rendah,
dan 12,9% berada dikategori tinggi. Pada tingkat stres akademik 69,1% berada
dikategori sedang, 18,0% berada dikategori rendah, dan 12,9% berada dikategori
tinggi. Hasil hipotesis penelitian adalah pengaruh efikasi diri terhadap stres
akademik diperoleh nilai signifikansi 0,536 > 0,05. Maka dapat disimpulkan
bahwa variabel X efikasi diri tidak berpengaruh terhadap variabel Y stres
akademik.