Abstract :
Penenlitian ini bertujuan untuk mengetahui penafsian para ulama terhadap
Surah An-Nahl Ayat 125, seta metode yang terkandung dalam Surah An-Nahl Ayat
125. Metode yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah adalah jenis
metode kualitatif melalui library reseacrh (kajian studi pustaka), dengan cara
mengumpulan data atau bahan-bahan yang berkaitan dengan tema pembahasan dan
permasalahannya, yang diambil dari sumber-sumber kepustakaan, kemudian
dianalisis dengan metode tahlili, yaitu metode penafsiran ayat-ayat Al-Qur?an yang
dilakukan dengan cara mendeskripsikan uraian-uraian makna yang terkandung dalam
ayat-ayat Al-Qur?an.
Untuk mendukung penelitian ini, penulis menggunakan sumber utama kitab
tafsir, diantaranya Tafsir Baharil Muhith karya Muhammad bin Yusuf As-Syayyid
bi Abi Hayyan Andalusi, Tafsir Khazin karya Alauddun Ali bin Muhammad bin
Ibarahim Al-Bagdadi, Al-Qur?a, dan Tafsirnya karya Departemen Agama RI, Tafsir
Al-Misbah, Karya M. Qurash Sdihab, Tafsit Al-Azhar Karya Hamka, Muktashar
Tafsir Ibnu Katsir karya syakh Amad Syakir. Berdasarkan hasil penelitian ini,
penulis memperoleh bahwa dalam Surah An-Nahl Ayat 125 terkandung metode
pendidikan. pertama metode hikmah. Kedua, metode mau?izhah. Ketiga, metode
jidal. Ketiga metode pendidikan di atas dapat diterapkan dalam proses pembelajaran.