Abstract :
Galery Ulos Sianipar merupakan perusahaan yang memproduksi ulos serta
songket. Pembuatan ulos di galeri ini menggunakan alat tenun bukan mesin
(ATBM) yang dioperasikan dengan kaki dan tangan dan kegiatan menenun
dilakukan dengan duduk secara terus-menerus. Pekerjaan menenun memiliki
risiko mengalami musculoskeletal disorder (MSDs). Tujuan penelitian adalah
mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan musculoskeletal disorder
pada pekerja tenun di Galery Ulos Sianipar. Jenis penelitian ini adalah penelitian
kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebesar
32 orang, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Uji bivariat
menggunakan uji fisher exact. Hasil penelitian diperoleh pekerja yang mengalami
keluhan MSDs ringan sebanyak 24 responden (75%) dan mengalami keluhan
MSDs tinggi sebanyak 8 responden (25%). Uji analisis bivariat diperoleh
hubungan kesegaran jasmani dengan keluhan MSDs (p-value = 0,038). Tidak ada
hubungan umur (p-value = 0,625), masa kerja (p-value = 1,000), postur kerja (p-
value = 0,176) dengan keluhan MSDs. Diharapkan kepada pekerja tenun
mengubah postur tubuh yang membungkuk menjadi tegak dan melakukan
olahraga maupun peregangan sebelum bekerja, saat waktu istirahat, atau selesai
bekerja.