Abstract :
Dasar permasalahan pada penelitian ini ialah pengelolaan kegiatan
dakwah di Masjid Agung Binjai. Berdasarkan dasar masalah, tujuan
penelitian ini ialah; 1) mencari tahu bagaimana pengelolaan aktivitas dakwah
di Masjid Agung Binjai; 2) mencari tahu bentuk-bentuk kegiatan dakwah di
Masjid Agung Binjai; dan 3) mencari tahu hambatan dan solusinya.
Kualitatif menjadi jenis penelitian yang penulis gunakan pada analisis
skripsi ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan riset aksi partisipatif
dengan sumber penelitian terdapat dua, yaitu sumber data primer dan
sekunder. Berikutnya, teknik pengumpulan data pada pengkajian ini ialah
observasi, wawancara, dokumentasi, dan menggunakan alat pengumpulan
data.
Berdasarkan hasil, maka penelitian ini menjelaskan jika ada beberapa
fungsi pengelolaan yang aktif di Masjid Agung Binjai. Fungsi pengelolaan
tersebut, terdiri atas: 1) Planning (perencanaan); 2) Organizing
(pengorganisasian); 3) Actuating (pelaksanaan); dan 4) Controlling
(pengawasan) dengan mengaplikasikan berbagai prinsip dari keempat tahapan
itu. Adapun bentuk-bentuk kegiatan dakwah di Masjid Agung Binjai
meliputi: 1) Bentuk kegiatan yang dikelola oleh bidang keagamaan seperti
pengajian rutin dan ceramah-ceramah keagamaan, perayaan hari besar Islam
(PHBI), dan penyembelihan hewan kurban. 2) Bentuk aktivitas yang
dimanajemen oleh bidang sosial-masyarakat, seperti melakukan PUSAKA
(berbuka puasa hari Senin dan Kamis), dan zakat fitrah. 3) Bentuk kegiatan
yang dikelola oleh bidang usaha dan dana seperti, Masjid Agung Binjai
memilki beberapa stand atau kios-kios untuk berjualan di sekitar halaman
Masjid. Hambatan dan solusi yang dihadapi dalam melaksanakan berbagai
kegiatan yang ada di antaranya adalah tidak adanya perpustakaan Masjid dan
bidang pendidikan yang masih kurang seperti tidak adanya sekolah yang
ii
dibangun. Solusinya adalah BKM Masjid Agung Binjai harusnya bisa
memanfaatkan dana Masjid yang ada untuk membuat perpustakaan Masjid
dan sekolah.