Abstract :
Initial Public Offering (IPO) memiliki arti bahwa perusahaan tersebut
memutuskan untuk menjual saham kepada publik dan siap untuk dinilai oleh
publik secara terbuka. Melalui Initial Public Offering (IPO) diharapkan dapat
membawa pengaruh terhadap kinerja bank. Maka dari itu penelitian ini bertujan
untuk menganalisis serta membandingkan kinerja keuangan PT. Bank Panin
Dubai Syariah Tbk sebelum dan sesudah melakukan Initial Public Offering
(IPO) pada periode 2008-2019. Metode yang diguanakan adalah Mixed Methode
Research. Pengukuran kinerja keuangan dilakukan dengan menggunakan
metode RGEC yang meliputi rasio CAR, ROA, ROE, BOPO, FDR dan NPF.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data rasio keuangan dari tahun
2008-2019. Hasil penelitian menyatakan kinerja keuangan PT. Bank Panin
Dubai Syariah dari tahun 2008-2019 mengalami penurunan, peningkatan hanya
terjadi pada tahun 2014. Kinerja keuangan Bank Panin Dubai Syariah sebelum
IPO lebih baik dari pada sesudah IPO. Pada analisis statistik kinerja Bank Panin
Dubai Syariah sebelum dan sesudah IPO menunjukan bahwa tidak terdapat
perbedaan yang signifikan pada rasio CAR, FDR, ROA, ROE, BOPO akan
tetapi pada rasio NPF terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja
keuangan Bank Panin Dubai Syariah sebelum dan sesudah IPO.