Abstract :
Manusia selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya berupa
barang dan jasa sehingga ia merasa puas dan terpenuhi segala kebutuhannya.
Walaupun demikian, manusia memiliki keterbatasan-keterbatasan tertentu
sehingga diperlukan tindakan konsumsi yang baik. Dengan tindakan ekonomi,
orang akan melakukan tindakan konsumsi berdasarkan sistem prioritas bukan lagi
berperilaku konsumtif. Semakin tinggi pendapatan seseorang maka semakin besar
pula pengeluaran yang digunakan untuk konsumsi. Semakin banyak jumlah
tanggungan keluarga maka semakin besar pula kebutuhan yang dipenuhi. Namun
seseorang yang memiliki pendapatan rendah memiliki perilaku yang cenderung
konsumtif. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh
Pendapatan dan Jumlah Tanggungan Keluarga Terhadap Pola Konsumsi
Masyarakat. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.
Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji regresi linear
berganda, dengan bantuan software SPSS versi 20. Berdasarkan hasil penelitian
uji T menunjukkan hasil variabel pendapatan thitung sebesar 6,863 dan ttabel sebesar
1,66071 dengan tingkat signifikan 0,000 dan variabel jumlah tanggungan keluarga
thitung sebesar 2,105 dan ttabel sebesar 1,66071 dengan tingkat signifikan 0,038.
Dan uji F menunjukkan hasil Fhitung 54,876 dan Ftabel sebesar 3,09 dengan tingkat
signifikan 0,000. Ini menunjukkan bahwa pendapatan dan jumlah tanggungan
keluarga berpengaruh signifikan terhadap pola konsumsi masyarakat Kota Binjai.