Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan etika pendidik dan peserta didik yang terdapat dalam muqaddimah kitab al-Majm?? Syara? al-Muha??ab li asy-Sy?r?z?. Ada empat pertanyaan mendasar yang diharapkan dapat terjawab dalam penelitian ini, yaitu: Pertama, bagaimana kondisi sosial intelektual pada masa Im?m An-Nawaw?? Pertanyaan ini diarahkan untuk menelusuri kondisi latar belakang eksternal dan internal Im?m An-Nawaw?. Kedua, bagaimana teori-teori etika pendidik Im?m An-Nawaw? dalam kitabnya Syara? al-Muha??ab? Pertanyaan ini diarahkan untuk menemukan pemikiran Im?m An-Nawaw? tentang etika pendidik dalam kitabnya Syara? al-Muha??ab. Ketiga, bagaimana teori-teori etika peserta didik Im?m An-Nawaw? dalam kitabnya Syara? al-Muha??ab? Pertanyaan ini diarahkan untuk menemukan pemikiran Im?m An-Nawaw? tentang etika peserta didik khususnya pada kitab Syara? al-Muha??ab. Keempat, bagaimana relevansi teori Im?m An-Nawaw? tentang etika pendidik dan peserta didik terhadap pendidikan Islam modern? Pertanyaan ini dimaksudkan untuk menemukan relevansi antara pemikiran Im?m An-Nawaw? dengan realitas pendidikan di zaman sekarang ini, khususnya di Indonesia.
Jenis penelitian disertasi ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research) dan menggunakan pendekatan sejarah (Historical Approach). Salah satu jenis penelitian sejarah adalah penelitian biografis, yaitu penelitian terhadap kehidupan seseorang dalam hubungannya dengan masyarakat, sifat-sifat, watak, pengaruh pemikiran dan idenya serta pembentukan watak tokoh tersebut semasa hidupnya.
Penelitian ini menggunakan sumber data primernya adalah Kitab al-Majm?? Syara? al-Muha??ab li asy-Sy?r?z? karya Ab? Zakariy? Mu?yidd?n ibn Syarf An-Nawaw?. Adapun dari sumber skundernya adalah kitab-kitab karya Im?m An-Nawaw? dan kitab-kitab karya ulama lain yang membicarakan tentang Im?m An-Nawaw?. Untuk menganalisis data digunakan analisis isi (content analysis). Analisis ini dimaksudkan untuk melakukan analisis terhadap makna-makna yang terkandung dalam keseluruhan gagasan Im?m An-Nawaw?. Metode komparatif secara khusus digunakan untuk membandingkan pemikiran Im?m An-Nawaw? dengan pemikiran tokoh tertentu yang relevan. Komparatif ini selanjutnya digunakan untuk menemukan aktualitas, melacak relevansi, kesejajaran pemikiran Im?m An-Nawaw? dengan tokoh yang lain, sehingga dapat diketahui pemikiran Im?m An-Nawaw? secara utuh.
Temuan dalam penelitian disertasi ini adalah pertama, Im?m An-Nawaw? selain belajar pada lembaga-lembaga pendidikan di zamannya, beliau juga seorang pendidik yang menjadi Syaikh (profesor) di beberapa madrasah, yaitu: Madrasah al-
Iqb?l?yyah, Madrasah al-Falak?yah dan ar-Rukn?yyah, serta lembaga D?r al-?ad?? al-Asyraf?yah. Kedua, kitab al-Majm?? Syara? al-Muha??ab li asy-Sy?r?z? memuat persoalan etika pendidik dan peserta didik. (1) menguraikan tentang etika seorang pendidik ditinjau dari aspek kepribadiannya (personal); (2) menguraikan tentang etika seorang pendidik dalam kegiatan ilmiahnya: (3) menguraikan tentang etika seorang pendidik dalam menyampaikan pelajarannya (proses belajar-mengajar). Etika yang berkaitan dengan peserta didik, terdiri dari: (1) etika personal; (2) etika dalam belajar; dan (3) etika berinteraksi dengan para pengajarnya. Ketiga, relevansi teori Im?m An-Nawaw? tentang etika pendidik dan peserta didik terhadap pendidikan modern yang dibandingkan dengan empat kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang pendidik bagi para pendidik yang dikatagorikan pendidik profesional. Dalam hal peserta didik, penelitian ini akan dibandingkan dengan 18 nilai karakter yang dirumuskan oleh Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) dalam rangka membangun karakter bangsa.