DETAIL DOCUMENT
FILSAFAT HAYY IBN YAQZAN :DIALEKTIKA AKAL DAN WAHYU MENURUT IBN THUFAIL
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Author
SIREGAR, SARDANI
Subject
701 Philosophy and theory 
Datestamp
2018-12-07 14:58:00 
Abstract :
ABSTARAK NAMA : SARDANI SIREGAR NIM : 41.13.1.009 FAKULTAS : USHULUDDINDAN STUDI ISLAM JURUSAN : AQIDAHDAN FILSAFAT ISLAM JUDUL : FILSFAT HAYY IBN YAQZAN : DIALEKTIKA AKALDAN WAHYU MENURUTIBN THUFAIL. Didalam agama yang di wahyukan semisal Islam, ada dua jalan untuk mendapatkan pengetahuan, yang pertama jalan wahyu dalam artian komunikasi dari Tuhan kepada manusia, dan yang kedua adalah akal, yang dianugrahkan Tuhan kepada manusia dengan memakai kesan-kesan yang diproleh panca indra sebagai bahan pemikiran untuk sampai kepada kesimpulan-kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kandungan kebenaran akal dan wayu yang terdapat dalam sebuah karya sastra seorang tokoh.penelitian dalam skripsi ini dapat digolongksn dalam ?penelitian filosofis?, mengenai teks naskah atau buku dan pendekatan penelitian skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersumber dari data- data primer dan juga data-data skunder. Dalam kisah Hayy ibn Yaqzan, Ibn Thufail hanya menggambarkan keharmonisan antara akal yang dilambangkan dengan tokoh Hayy, dengan wahyu yang dilambangkan dengan tokoh Absal. Keduanya bertemu pada titik yang sama yaitu pada dataran kebenaran. Oleh karena itu akal yang dilambangkan pada diri Hayy itu melambangkan suatu dinamisme manusia. Melalui kisah Hayy Ibn Yaqzan, Ibn Thufail mampu memcahkan permasalahan yang ditimbulkan oleh pertentangan antara filsafat dan agama, akal dan iman, sekaligus, seperti halnya Hayy, menyadari bahwa kebenaran memiliki dua wajah, yakni internal dan eksternal. Dan bahwa kedua wajah itu, sesungguhnya sama belaka. Kata Kunci : Ibn Thufail , Akal , Wahyu. 
Institution Info

Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan