Abstract :
Salah satu fungsi diberikannya tunjangan kinerja adalah agar pegawai terdorong dan termotivasi untuk dapat bekerja lebih baik dan meningkatkan produktivitas kerja pegawai. Akan tetapi, yang terjadi di Kantor Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah I Medan kesadaran pegawai untuk bekerja secara optimal masih kurang. Walaupun tunjangan kinerja sudah diberikan pegawai belum menunjukkan perubahan yang signifikan terhadap pekerjaannya dan bahkan cenderung tetap. Pegawai belum menyadari tugas dan kewajibannya dengan baik. Itu artinya pegawai tersebut belum menunjukkan motivasi yang baik dalam bekerja yang sudah menjadi tugas pokoknya sebagai PNS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan variabel tunjangan kinerja terhadap motivasi kerja pegawai di Kantor Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah I Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebesar 70 orang pegawai. Analisis kuantitatif dalam penelitian ini dilakukan dengan analisis regresi linear sederhana. Tahapan analisis ini dimulai dari uji validitas, uji korelasi, uji reliabilitas, uji normalitas, uji t, uji koefisien determinasi, dan uji model. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tunjangan kinerja berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja pegawai dengan jumlah nilai t- hitung sebesar 7,600 > 1,669