DETAIL DOCUMENT
Hukum Jual Beli Gula Merah Yang Bernajis Menurut Mazhab Syafi’i (Studi Kasus Desa Sijabut Teratai Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Author
Fitriana, Fitriana
Subject
2X4.21 Jual beli 
Datestamp
2019-01-31 02:35:03 
Abstract :
Dalam hal ekonomi dan bisnis tidak akan terlepas dari hukum yang mengaturnya. Banyak terdapat persoalan-persoalan yang sangat urgent untuk dibahas dan mencari hukum atas permasalahan ekonomi dan bisnis. Salah satunya mengenai jual beli, yang perlu dibahas dalam permasalahan ekonomi Islam, seperti hukum jual beli gula merah yang bernajis. Dalam skripsi ini membahas mengenai bagaimana pendapat Mazhab Syafi?i tentang hukum jual beli gula merah yang bernajis beserta dalil dan hadits yang digunakan Mazhab Syafi?i dan bagaimana pandangan masyarakat Desa Sijabut Teratai Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan terhadap proses pengolahan gula merah yang bernajis. Skripsi ini juga menggunakan sistem metode pendekatan kualitatif dan menggunakan jenis penelitian Field Research (penelitian lapangan). Dalam masalah jual beli, Mazhab Syafi?i melarang jual beli benda yang sudah terkena najis. Bahkan Mazhab Syafi?i tak hanya melarang untuk memperjualbelikannya tetapi juga melarang untuk mamanfaatkan ataupun mengkonsumsinya. Sedangkan masyarakat di Desa Sijabut Teratai Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan masih banyak yang belum memahami tentang pendapat dari Mazhab Syafi?i yang melarang tentang jual beli benda bernajis. Adapun alasan yang dikemukakan oleh Mazhab Syafi?i tentang larangan jual beli benda bernajis dalam mendukung pendapatnya adalah berdasarkan hadits yang dikatakan oleh Abu Hurairah dan pendapat dari Mazhab Syafi?i yang lainnya. 
Institution Info

Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan