DETAIL DOCUMENT
Pemberdayaan Masyarakat Pengrajin Tenun Songket Di Desa Kampung Panjang Kecamatan Telawi Oleh Dinas Perindustrian Kabupaten Batubara
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Author
Afrilia, Ria
Subject
332 Financial economics 
Datestamp
2019-06-18 08:32:38 
Abstract :
Kain tenun songket merupakan bagian dari hasil budaya masyarakat Batubara. Berdasarkan catatan sejarah kesultanan Batubara, kepandaian bertenun songket selalu diwariskan secara turun temurun melalui pembelajaran informal. Pada tahun 1980-an sebahagian besar masyarakat Batubara memiliki keahlian bertenun. Bila diamati dari segi bentuk, kain songket membawa pengaruh akulturasi dari budaya Kong Hu Chu dan India. Karena pada masa itu Batubara adalah tempat perdagangan kerajaan Sriwijaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang persepsi kerajian tenun songket dalam upaya pelestarian budaya daerah Batubara oleh pengrajin, tokoh masyarakat, dan masyarakat. Kajian penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kebudayaan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pengrajin, tokoh masyarakat, dan masyarakat Desa Muara Penimbung Ulu serta studi literatur dan observasi atas songket Batubara. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan yaitu peneliti untuk memperoleh data lapangan (data empiris), yang bersifat deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dekumentasi. Sobjek dalam penelitian ini berjumlah tiga orang yaitu Kepala Bidang Industri, dan Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah yang memiliki peranan penting dalam membina pengrajin tenun songket. Penelitian ini dilakukan di di Kantor Dinas Perindustrian di Kabupaten 
Institution Info

Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan