DETAIL DOCUMENT
Kekuasaan Dan Legitimasi Politik Islam Menurut Perspektif Pemikiran Ibnu Khaldun
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Author
Rusdianto, M.
Subject
2X0.32 Islam dan Politik Ringkasan 
Datestamp
2019-08-21 02:50:18 
Abstract :
Kompetisi politik biasanya tidak terlepas dari sikap-sikap arogan untuk memperoleh kekuasaan, dimana pemegang kebijaksanaan dari perseorangan atau kelompok yang berkuasa senantiasa mencari legitimasi kemenangan dari masa dengan berbagai manuver siasat atas kelompok, profesi bahkan agama. Namun, dalam kaca mata Ibnu Khaldun politik justeru sebagai media untuk mempertahankan solidaritas universal. Menurutnya, kekuasaan terbentuk melalui kemenangan atas suatu kelompok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana latar belakang kehidupan Ibnu Khaldun dan dasar pemikiran Ibnu Khaldun tentang kekuasaan dan legitimasi politik. Jenis penelitian ini adalah library research. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku-buku yang memuat informasi langsung tentang pemikiran Ibnu Khaldun tentang kekuasaan dan legitimasi serta latar belakang kehidupannya. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan mengumpulkan referensi dan tautan yang berkaitan dengan pemikiran politik Ibnu Khaldun. Dalam menganalisa data menggunakan data kualitatif, yaitu dengan cara induktif yaitu mendeskripsikan informasi secara umum lalu kerucutkan sehingga menghasilkan tujuan yang hendak dicapai. Kekuasaan menurut Ibnu Khaldun muncul karena fitrah manusia sebagai makhluk yang Allah ciptakan sebagai pembeda dengan binatang. Kebutuhan ini merupakan kebutuhan manusia atas seseorang yang mengatur peradaban yang sudah ada. Untuk melanggengkan peradaban manusia, ashabiyah sangat menentukan kemenangan dan keberlangsungan hidup. Ashabiyah merupakan jalinan sosial yang dapat membangun kesatuan bangsa sehingga menciptakan solidaritas sosial. Kata Kunci : Kekuasaan, Legitimasi, Ibnu Khaldun 
Institution Info

Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan