DETAIL DOCUMENT
KEKUASAAN POLITIK DALAM AL QUR’AN MENURUT PEMIKIRAN HAMKA (Studi Telaah QS. Al Baqarah/2:30, Ali Imran/3:26, An Nur/24:55, Shad/38:26)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Author
LUBIS, TOBOT
Subject
 
Datestamp
2019-09-05 07:50:15 
Abstract :
Hamka adalah seorang ulama dan penulis kelahiran Sumatera Barat. Sudah ratusan karya tulis yang dia hasilkan dan diterbitkan. Salah satu karya Hamka yang paling monumental adalah Tafsir Al-Azhar. Pemikiran-pemikiran Hamka banyak tertuang di dalam Tafsirnya, termasuk pemikirannya tentang politik. Dalam penelitian ini, saya terfokus meneliti pemikiran Hamka tentang Kekuasaan Politik dalam al Qur?an dengan cara meneliti tafsiran Hamka terhadapat ayat-ayat yang berkaitan dengan kekuasan politik yaitu QS. Al Baqarah/2:30, Ali Imran/3:26, An Nur/24:55, QS.Shad/38:26. Penafsiran Hamka terhadap ayat-ayat tersebut di atas menjelaskan bahwa manusia adalah Khalifah Allah di muka bumi. Selanjutnya bahwa kekuasaan adalah berasal dari dan milik Allah Swt. Pengharapan yang dijanjikan oleh Allah kepada umat manusia yaitu bahwa Allah akan memberikan kemenangan berupa kekuasaan apabila mereka beriman dan beramal salih. Hamka menjelaskan bahwa pemimpin itu harus adil karena keadilan adalah sumber kekuasaan. Keadilan yang mutlak, yang tidak berat sebelah dan tidak terpengaruh oleh sentiment perasaan sayang dan benci. 
Institution Info

Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan