Institusion
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Author
SIMANJUNTAK, RIZQO ADHANI
Subject
Datestamp
2019-09-05 08:50:45
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu pendidikan di MIS Nurul Anwar Tanjungbalai melaui adanya implementasi Manajemen Berbasis Sekolah dimadrasah tersebut. Selain itu untuk mengungkap apa saja upaya yang dilakukan kepala madrasah untuk meningkatkan mutu pendidikan dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi MBS serta cara meminimalisir faktor penghambat tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan naturalistik. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik wawancara, teknik observasi dan teknik studi dokumen. Adapun subjek dan informan dalam penelitian ini adalah kepala madrasah, kepala TU dan Masyarakat. Data yang didapatkan dilapangan dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data dan yang terakhir kesimpulan.
MIS Nurul Anwar Tanjungbalai sudah bermutu melalui adanya penerapan MBS, hal ini dapat dilihat dari berbagai kejuaraan yang diraih oleh peserta didik. Madrasah ini telah berhasil menerapkan sistem MBS melalui berbagai tahap dalam proses implemetasi MBS, yaitu tahap input atau masukan berupa perencanaan visi dan Misi, kemudian tahap proses yaitu pelaksanaan yang dilakukan dengan pengawasan dan evaluasi dan yang terakhir Output hasil berupa peningkatan mutu madrasah. Kepala madrasah berupaya melakukan musyawarah untuk menerima masukan, melakukan pengawasan pada setiap pelaksanaan, melakukan perbaikan terus menerus, membuat kebijakan kebijakan yang dapat meningkatkan mutu madrasah. Adapun faktor pendukung dalam implementasi MBS ini adalah tingginya tingkat partisipasi masyarakat setempat dan dukungan dari segenap pegawai madrasah dengan team work yang baik. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kurang dana yang menyebabkan minimnya sarana dan prasarana di madrasah ini. Maka dari itu untuk meminimalisir faktor penghambat tersebut adalah mengadakan infaq jum?at ikhlas bagi siswa maupun masyarakat yang mau membantu untuk memenuhi kekurangan dana. Selain itu mengajukan proposal permohonan dana pembangunan ke berbagai lembaga.