Abstract :
Banyaknya masyarakat yang berperilaku konsumtif dan tidak lagi memperhatikan kebutuhan yang seharusnya di dahulukan. Dan semakin tinggi pendapatan yang diterima seseorang maka semakin besar pengeluaran yang digunakan untuk konsumsi namun seseorang yang memiliki pendapatan rendah memiliki gaya hidup hidup yang cenderung konsumtif dan pola konsumsi berubah dari pemenuhan kebutuhan sekunder ke kebutuhan primer. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan dan gaya hidup terhadap pola konsumsi masyarakat. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji regresi linear berganda, dengan bantuan software SPSS versi 22. Berdasarkan hasil penelitian uji T menunjukkan hasil variabel pendapatan thitung sebesar 5,712 dan ttabel sebesar 1,66071dengan tingkat signifikan 0,000, dan variabel gaya hidup thitung sebesar 7,937 dan ttabel sebesar 1,66071 dengan tingkat signifikan 0,000. Dan uji F menunjukkan hasil fhitung sebesar 50,268 dan ftabel sebesar 3,09 dengan tingkat signifikan 0,000. Ini menunjukkan bahwa pendapatan dan gaya hidup berpengaruh signifikan terhadap pola konsumsi masyarakat kecamatan Medan Perjuangan.