Abstract :
Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dalam periode waktu tertentu untuk mengukur kemampuan bank dalam menjalankan kegiatannya. Meskipun tujuan dari bank syariah bukan hanya sekedar mencari keuntungan, namun kemampuan bank syariah dalam upaya memperoleh keuntungan menjadi indikator penting untuk keberlangsungan bank syariah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi profitabilitas pada Industri BPRS di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Statistik Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Analisis yang digunakan bersifat kuantitatif dengan metode analisis regresi berganda data time series dengan menggunakan Eviews 8.0 sebagai alat estimasi. Data penelitian terdiri dari Return On Asset (ROA), Capital Adequency Ratio (CAR), Financing To Deposit Ratio (FDR), dan Non Peformance Financing (NPF). Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa Capital Adequency Ratio (CAR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas (ROA) dengan nilai signifikansi 0,0006 lebih kecil dari tingkat signifikansi 5%. Financing To Deposit Ratio (FDR) dengan nilai signifikansi 0,1138 lebih besar dari tingkat signifikansi 5% tidak berpengaruh terhadap profitabilitas BPRS di Indonesia. Non Peformance Financing (NPF) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas (ROA) dengan nilai signifikansi dengan nilai 0,0001 lebih kecil dari tingkat signifikansi 5%, serta CAR, FDR dan NPF berpengaruh secara bersama-sama terhadap profitabilitas (ROA) BPRS di Indonesia. Kemudian adanya hubungan antara CAR, FDR dan NPF terhadap profitabilitas (ROA) BPRS di Indonesia sebesar 79,8% sedangkan sisanya 20,2 % dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini.