Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen pemberdayaan, unsur-unsur pemberdayaan dan kendala-kendala pemberdayaan yang ada di Yayasan Islamic Centre dalam meningkatkan mutu tahfiz alqur?an di kalangan siswa islamic centre Kota Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang mendeskripsikan, menganalisis dan membuat interpretasi data. Alat pengumpulan data yang ditemukan melalui hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pemberdayaan yang dilakukan oleh Yayasan Islamic Centre dalam meningkatkan mutu tahfiz alqur?an siswa dengan cara melakukan perencanaan berupa target hafalan siswa dalam satu tahun minimal 5 juz. Untuk mencapai target yang telah dibuat oleh yayasan maka siswa wajib melakukan muraja?ah setiap harinya bersama guru dan sesama siswa, setelah siswa menjadi alumni Yayasan Islamic Centre mempunyai bekal dan potensi lebih, setidaknya menjadi imam masjid di masyarakat. Pelaksanaan dan pengendalian metode pemberdayaan yayasan islamic centre yang telah direncanakan tetap didampingi oleh guru-guru tahfiz alqur?an agar hafalan siswa menjadi lebih baik dan bermutu. Unsur-unsur pemberdayaan Yayasasan Islamic Centre itu terdiri dari Pengurus/pemimpin Yayasan, Guru-guru, Masjid, Siswa, dan Dana yang bisa diberdayakan dalam proses peningkatan mutu tahfiz Alqur?an siswa. Kendala yang terjadi di Yayasan Islamic Centre dalam meningkatkan mutu siswa/siswi tahfiz alqur?an, yaitu: kebanyakan bermain munculnya sifat malas pada diri siswa, kesulitan siswa dalam menghafal, kelelahan siswa ketika menghafal, kelupaan siswa terhadap ayat-ayat yang telah dihafal, dan kurangnya perhatian orang tua untuk muraja?ah hafalan anaknya dirumah.