Abstract :
Penyakit kulit akibat kerja merupakan kelainan pada kulit akibat paparan terhadap
iritan di lingkungan yang mempunyai penyebab yang spesifik atau asosiasi yang
kuat dengan pekerjaan, pada umumnya terdiri dari satu agen penyebab, harus ada
hubungan sebab akibat antara proses penyakit dan hazard di tempat kerja. Faktor
lingkungan kerja sangat berpengaruh dan berperan sebagai penyebab timbulnya
penyakit akibat kerja Dalam menurunkan angka terjadinya penyakit kulit
(Dermatosis) akibat pekerjaaan, salah satu pencegahan yang dilakukan untuk
mengurangi terjadinya penyakit kulit adalah penggunaan alat pelindung diri
(APD) saat bekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan
penggunaan alat pelindung diri terhadap penyakit kulit (dermatosis) pada nelayan
di desa Bogak Kabupaten Batu Bara. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif
dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan
Simple Random Sampling dengan secara acak yang berjumlah 128 nelayan. Data
diperoleh dengan menggunakan kuesioner alat ukur keluhan penyakit kulit dan
dianalisis dengan menggunakan uji chi square dengan taraf kepecayaan 95%.
Hasil penelitian ini diketahui bahwa ada hubungan penggunaan alat pelindung diri
dengan penyakit kulit dengan nilai p=0,000.