Abstract :
Poda nalima adalah suatu falsafah hidup bagi masyarakat mandailing yang berusaha mengajak kita kepada kehidupan yang bersih, baik itu bersih secara jasmani juga rohani. Adapun isi dari poda nalima adalah 1. Paias Rohamu (Bersihkan Hatimu), 2. Paias Pamatangmu (Bersihkan Badanmu), 3. Paias Parabitonmu (Bersihkan Pakaianmu), 4. Paias Bagasmu (Bersihkan Rumahmu) dan 5. Paias Pakaranganmu (Bersihkan Pelarangan atau Lingkunganmu).
Poda nalima adalah merupakan buah fikir leluhur suku Mandailing yang masih tetap eksis di dalam kehidupan sekarang ini dan menjadi tuntunan ataupun nasehat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
Penelitian skripsi ini menggunakan metode kualitatif dan melakukan penelitian secara riset kelapanagan (Field Research) yang bersumber dari masyarakat Desa Sialagundi Kecamatan Huristak Kabupaten Padang Lawas dan didukung dengan studi kepustakaan (Library Research). Dengan alat pengumpulan data berupa wawancara kepada Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan satu orang perangkat desa
Pendekatan dari penelitian kualitatif seperti: ucapan, lisan, tingkah laku yang dapat diamati dari satu individu, kelompok masyarakat maupun organisasi dalam setting tertentu yang dikaji dari sudut pandang yang komprehensif.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna-makna hakiki yang terkandung di dalam poda nalima tersebut juga untuk mengetahui bagaimana relevansinya dengan ajaran Islam.