DETAIL DOCUMENT
Perbedaan Model Pembelajaran Teams Games Tournament Dan Model Pembelajaran Creative Problem Solving Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Dan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Materi Turunan Kelas XI SMA Negeri 15 Medan Tahun Pembelajar
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Author
Aprilla, Maya
Subject
371.3 Metode, kegiatan belajar mengajar; metode pembelajaran 
Datestamp
2020-02-05 08:30:42 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran Teams Games Tournament lebih baik daripada siswa yang diajar dengan model pembelajaran Creative Problem Solving di kelas XI IPA SMA Negeri 15 Medan Tahun Pembelajaran 2018/2019. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Populasinya adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 15 Medan Tahun Pembelajaran 2018/2019 yang terdiri dari 6 kelas dan berjumlah 212 siswa, dan yang dijadikan sampel pada penelitian ini berjumlah 64 siswa yang terdiri dari kelas XI IPA 2 dan XI IPA 3 masing-masing terdiri dari 32 siswa. Instrumen tes yang digunakan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa adalah dengan menggunakan tes berbentuk uraian. Analisis data dilakukan dengan analisis varian (ANAVA), Hasil Temuan ini menunjukkan: 1). Kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament lebih baik daripada siswa yang diajar dengan model pembelajaran Creative Problem Solving pada materi Turunan; 2). Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament lebih baik dari pada siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving pada materi Turunan; 3). Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament tidak lebih baik daripada siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving pada materi Turunan; 4). Tidak terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran yang digunakan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa pada materi Turunan. Simpulan dalam penelitian ini menjelaskan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemampuan berpikir kreatif siswa lebih sesuai diajarkan dengan model pembelajaran Teams Games Tournament daripada model pembelajaran Creative Problem Solving. 
Institution Info

Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan