Abstract :
Kebijakan kesehatan dan keselamatan kerja dibuat melalui proses konsultasi antara pengurus dan wakil tenaga kerja yang kemudian harus dijelaskan dan disebarluaskan kepada semua tenaga kerja, pemasok dan pelanggan. Kebijakan kesehatan dan keselamatan kerja bersifat dinamik dan selalu ditinjau ulang dalam rangka peningkatan kinerja kesehatan dan keselamatan kerja. bahwa produktivitas kerja merupakan sikap mental. Sikap mental yang selalu mencari perbaikan terhadap apa yang telah ada. Suatu keyakinan bakwa seseorang dapat melakukan pekerjaan lebih baik hari ini dari pada hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini. produkivitas pada dasar mencakup sikap mental yang selalu mempunyai pandangan bahwa kehidupan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Untuk mengetahui hubungan penerapan kebijakan kesehatan dan keselamatan dengan produktivitas kerja karyawan di PT. Cahaya Sutraco Pangkalan Susu. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yang berjumlah 90 pekerja. data di peroleh dengan menggunakan uji Chi Square dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian diketahui bahwa ada hubungan penerapan kebijakan kesehatan dan keselamatan kerja dengan nilai p=0,000.