Abstract :
Penelitian ini dilakukan dengan melihat masalah yang terdapat pada objek
penelitian, yaitu masih kurangnya peminimalisiran terhadap pembiayaan
bermasalah pada sektor perbankan syariah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
menganalisis pengaruh sistem 4P (Personality, Payment, Prospect, Protection)
terhadap pembiayaan bermasalah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif,
sumber data yang diperoleh yaitu data primer dengan teknik pengumpulan data
kuesioner melalui media google form. Populasi penelitian ini adalah pegawai
Account Officer Mikro, Account Officer Makro, Financial Support, Rivewer,
Funding Relasionship Officer dan RO PT. BRI Syariah KCP.S.Parman. Sampel
penelitian ini berjumlah 30 orang dengan menggunakan teknik sampel jenuh.
Teknik analisis dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil
penelitian ini menunjukan nilai Adjusted Koefisien Determinasi (R2
) 0,767, yang
berarti variabel Personality, Payment, Prospect, Protection dapat menjelaskan
variabel pembiayaan bermasalah sebesar 76,7% dan sisanya dijelaskan oleh
variable lainnya diluar penelitian ini. Berdasarkan uji t menunjukan personality
berpengaruh terhadap pembiayaan bermasalah hal ini dapat dilihat dari nilai thitung
lebih besar dari nilai ttabel (2,145 > 2,060) dan nilai sig 0,402 < 0,05, payment
berpengaruh terhadap pembiayaan bermasalah hal ini dapat dilihat dari nilai thitung
lebih besar dari nilai ttabel (3,278 > 2,060) dan nilai sig 0,003 < 0,05, Prospect
tidak berpengaruh pada pembiayaan bermasalah hal ini dapat dilihat dari nilai
thitung lebih kecil dari nilai ttabel (0,763 < 2,060) dan nilai sig 0,452 > 0,05,
protection berpengaruh pada pembiayaan bermasalah hal ini dapat dilihat dari
nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel (4,120 > 2,060) dan nilai sig 0,000 < 0,05.
Berdasarkan hasil uji F personality, Payment, Prospect, Protection secara
bersama-sama berpengaruh terhadap pembiayaan bermasalah. Hal ini dapat
dilihat dari nilai Fhitung lebih besar dari nilai Ftabel (24,855 > 2,76) dan nilai sig.
0,000 < ? = 0,05.