Abstract :
Penelitian ini berjudul Responsivitas konselor Terhadap Pecandu Narkoba di Panti
Sosial Pamardi (PSPP) ?Insyaf? Kec. Kutalimbaru Kab. Deli Serdang. Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui bagaimana Responsivitas konselor terhadap pecandu narkoba,
mengetahui hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi konselor dalam menyelesaikan
kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi pecandu narkoba dan bagaimana cara
konselor menyelesaikan kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi pecandu narkoba di
Panti Sosial Pamardi Putra (PSPP) ?Insyaf?.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan jenis penelitian kualitatif.
Informan dalam penelitian ini adalah konselor, residen dan peksos (Pekerja sosial).
Pengambilan data penelitian ini menggunakan metode wawancara, dokumentasi dan
observasi. Teknik anasilis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data
dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan (1) Sejarah Berdirinya Panti Sosial Pamardi Putra
(PSPP) ?Insyaf Kec. Kutalimbaru Kab. Deli Serdang. (2) Responsivitas Konselor
terhadap pecandu narkoba di Panti Sosial Pamardi Putra (PSPP) ?Insyaf? Kec.
Kutalimbaru Kab. Deli Serdang, responsivitas konselor dipanti tersebut ada sebagaian
konselor yang sangat respon terhadap residen nya dan ada sebagaian yang tidak respon.
Jadi, tidak semua konslor resposivitas terhadap residennya. (3) Hambatan-hambatan
yang dihadapi konselor dalam menghadapi kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi
residen yaitu Waktu, Residen yang tidak terima dimasukkan oleh keluarganya dipanti
tersebut maka dia akan selalu meberontak tidak terima, residen yang tertutup tidak ingin
berbicara sedikit pun tentang masalah yang dihadapinya, dan orang tua yang tidak peduli
lagi terhadap anak nya ketika anaknya sudah di masukkan di panti tersebut. (4) cara
konselor dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah pendekatan secara pelan-pelan
dengan residen tersebut menjelaskan dengan residen tersebut agar dia mengerti bahwa
dipanti ini lebih baik untuk nya dari pada ia harus masuk penjara, melalui penedekatan
yang harus benar-benar membuat residen itu merasa nyaman dan percaya kepada kita
agar ia mau menceritakan masalahnya kepada konselornya itu.