Institusion
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Author
Kuntari, Elva
Subject
371.3 Metode, kegiatan belajar mengajar; metode pembelajaran
Datestamp
2020-03-19 03:17:56
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemampuan pemahaman konsep siswa yang diajar dengan model pembelajaran Guided Discovery lebih baik daripada siswa yang diajar dengan model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction di kelas X SMA Negeri 1 Sunggal Tahun Ajaran 2019.
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi eksperimental. Populasinya adalah seluruh siswa kelas X IS SMA Negeri 1 Sunggal yang terdiri dari 6 kelas yang berjumlah 210 siswa, sedangkan sampel pada penelitian ini adalah 2 kelas X IS-2 dan X IS-3 SMA Negeri 1 Sunggal yang berjumlah 35 siswa di masing-masing kelasnya. Instrumen tes yang digunakan untuk mengetahui Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Kemampuan Pemahaman Konsep siswa adalah dengan menggunakan tes berbentuk uraian.
Analisis data dilakukan dengan analisis varian (ANAVA), Hasil Temuan ini menunjukkan: 1). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa yang diajar menggunakan Model Pembelajaran Guided Discovery lebih baik daripada siswa yang diajar menggunakan Model Pembelajaran Aptitude Treatment Interaction pada materi Trigonometri; 2). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa yang diajar menggunakan Model Pembelajaran Guided Discovery lebih baik dari pada siswa yang diajar menggunakan Model Pembelajaran Aptitude Treatment Interaction pada materi Trigonometri; 3). Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa yang diajar menggunakan Model Pembelajaran Guided Discovery tidak lebih baik daripada siswa yang diajar menggunakan Model Pembelajaran Aptitude Treatment Interaction pada materi Trigonometri; 4). Terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran yang digunakan terhadap kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Kemampuan Pemahaman Konsep siswa.
Simpulan dalam penelitian ini menjelaskan bahwa kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Pemahaman Konsep siswa lebih sesuai diajarkan dengan Model Pembelajaran Guided Discovery daripada Model Pembelajaran Aptitude Treatment Interaction.