Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi pengelola usaha
mikro kecil dan menengah (UMKM) tentang penyajian laporan keuangan berbasis
SAK EMKM dan faktor-faktor penyebab rendahnya persepsi pengelola UMKM
tentang penyajian laporan keuangan berbasis SAK EMKM. Latar belakang
masalah pada penelitian ini yaitu pelaku UMKM di Kecamatan Medan Tembung
tidak menguasai akuntansi, dan tidak menerapkan laporan keuangan sesuai
standar akuntansi dalam usahanya. Sumber data dalam penelitian adalah sumber
data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan dari wawancara kepada
Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan dan penyebaran kuisioner kepada 44
pelaku UMKM di Kecamatan Medan Tembung. Data sekunder dalam penelitian
diperoleh dari data Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan. Analisis data yang
dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan teknik analisis statistik
desktiptif yaitu analisis yang mengumpulkan, mengklasifikasikan, menganalisa,
serta menginterpretasikan seluruh data. Analisis statistik deskriptif berupa tabel
frekuensi dan rata-rata skor. Dengan analisis statistik deskriptif, akan diketahui
tanggapan responden terhadap masing-masing indikator dengan mendeskripsikan
data melalui tabel distribusi frekuensi, jawaban responden terhadap
pernyataan yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi
pengelola UMKM dengan kriteria tidak baik/rendah. Adapun faktor-faktor
penyebab persepsi pengelola UMKM yang masih tidak baik/rendah dikarenakan
pelaku UMKM belum memahami akuntansi dalam menjalankan usahanya,
minimnya pengetahuan akuntansi yang dimiliki, sehingga tidak dapat melakukan
kegiatan akuntansi seperti pencatatan dalam buku besar, jurnal dan pembuatan
laporan keuangan. Penyebab lainnya yaitu pelaku UMKM belum mengerti tentang
pentingnya laporan keuangan dalam menjalankan usaha dan UMKM belum
mengetahui sepenuhnya tentang SAK EMKM.