Abstract :
Perusahaan yang tidak mampu mengendalikan tingkat likuiditas perusahaan akan mengakibatkan hilangnya kepercayaan dan berbagai dukungan dari pihak luar
perusahaan (pihak kreditur) dan dapat menurunkan kemampuan perusahaan untuk mengembangkan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh
perputaran kas dan piutang terhadap likuiditas secara parsial dan simultan pada PT.
Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan keuangan pada PTPN IV Persero mulai tahun 2014 s/d 2018 dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Laporan Posisi Keuangan dan Laporan Laba Rugi selama 60 bulan mulai tahun 2014 s/d 2018. Teknik sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis data kuantitatif. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dimana perputaran kas dan piutang sebagai variabel independen dan likuiditas sebagai variabel dependen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Perputaran Kas berpengaruh sebesar 4,180 dengan tingkat signifikan yang diperoleh yaitu sebesar 0,000 terhadap likuiditas.
Sedangkan perputaran piutang juga berpengaruh sebesar 5,589 dengan tingkat signifikan yang diperoleh sebesar 0,000. Secara simultan perputaran kas dan perputaran piutang berpengaruh terhadap likuiditas yaitu sebesar 17,309 dengan tingkan signifikan sebesar 0,000. Sedangkan dari hasil koefisien determinan (R2) menunjukkan pengaruh perputaran kas dan piutang berpengaruh sebesar 0,378
terhadap likuiditas. Hal tersebut menunjukkan bahwa sebesar 37,8% likuiditas dipengaruhi oleh perputaran kas dan perputaran piutang.