Abstract :
Sebagaimana kita ketahui pada Bursa Efek Indonesia ada banyak perusahaan yang
bertujuan untuk mendatangkan investor ke perusahaannya. Dengan itu, perusahaan
harus mengungkapkan laporan keuangan perusahaan. Hal itu dapat dilihat dari
laporan kinerja laporan keuangan perusahaan berupa laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi, laporan perubahan modal, laporan arus kas, dan catatan atas
laporan keuangan. Namun demikian, pengungkapan dapat dilihat dari tingkat current
ratio, debt to equity ratio, return on assets dan lain sebagainya. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Current Ratio dan Return On
Assets Terhadap Pengungkapan Laporan Keuangan Pada Perusahaan Makanan dan
Minuman Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2018. Metode
penelitian yang digunakan adalah uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, dan
uji hipotesis. Sampel pada penelitian ini yaitu Laporan Keuangan Perusahaan
Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016- 2018.
Teknik sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa secara parsial Current Ratio berpengaruh sebesar 2,980 dengan
tingkat signifikan yang diperoleh sebesar 0,005 terhadap pengungkapan. Dan Return
On Assets berpengaruh sebesar 15,339 dengan tingkat signifikan yang diperoleh
sebesar 0,000 terhadap pengungkapan. Secara simultan Current Ratio dan Return On
Assets berpengaruh terhadap pengungkapan sebesar 120,793 dengan tingkat
signifikan sebesar 0,000. Sedangkan dari hasil koefisien determinan (R2
)
menunjukkan pengaruh Current Ratio dan Return On Assets berpengaruh sebesar
0,852 terhadap pengungkapan. Hal ini menunjukan bahwa sebesar 85,2%
pengungkapan dipengaruhi oleh Current Ratio dan Return On Assets. Sedangkan
sisanya sebesar 14,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam
penelitian ini.