Abstract :
Bank Negara Indonesia Syariah Cabang Medan merupakan perusahaan
yang bergerak di bidang jasa yang kegiatan usahanya menerima simpanan uang,
meminjamkan uang, dan jasa pengiriman uang, namun sistem kegiatannya
berdasarkan hukum Islam sebagaimana yang telah diatur dalam Al-Qur?an dan
Hadits. Sebagai penyedia jasa, perbankan syariah harus mampu memuaskan
pelanggan dan memberikan kualitas pelayanannya. Namun, ada beberapa masalah
yang menjadi faktor kecenderungan beberapa minat masyarakat/nasabahterhadap
melakukan pembiayaan di bank tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh harga, lokasi dan kualitasa layanan terhadap minat
masyarakat ada pembiayaan pemilikan rumah (PPR). Populasi dalam penelitian
ini adalah rata-rata jumlah pengunjung yang sedang melakukan transaksi di bank
BNI Syariah kc Medan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini
menggunakan data primer yang dilakuksan dengan menyebar kuesioner. Jumlah
sampel pada penelitian ini sebanyak 97 orang. Berdasarkan uji SPSS secara
parsial dapat disimpulkan bahwa variabel harga (X1) harga memiliki nilai thitung
4,034 yang lebih besar dari nilai ttabel 1,9852. variabel lokasi (X2) memiliki nilai
thitung 1,563 yang lebih kecil dari nilai ttabel 1,9852, variabel kualitas layanan
(X3) memiliki nilai thitung 1,697 yang lebih kecil dari nilai ttabel 1,9852. Dari
hasil uji parsial ini dinyatakan bahwa harga berpengaruh signifikan terhadap
minat masyarakat sedangkan lokasi dan kualitas layanan tidak berpengaruh
signifikan terhadap minat masyarakat. Dan hasil uji SPSS secara simultan dapat
disimpulkan bahwa variabel kualitas pelayanan, harga, kelengkapan produk, dan
lokasi secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat
masyarakat. Dimana hasilnya diperoleh Fhitung sebesar 11,168 sedangkan Ftabel
2,70. Berdasarkan hasil uji determinasi (R2) sebesar 26,5%, yang menunjukkan
bahwa model yang dibuat untuk memprediksi pengaruh harga (X1), lokasi (X2),
kualitas layanan (X3), mampu menerangkan realisasi minat masyarakat (Y)
sebesar sebesar 26,5%, sedangkan sisanya sebesar 73,5% dipengaruhi oleh
variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model dan penelitian ini.