Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan kemampuan pemecahan dan
kemampuan penalaran matematis siswa diajar dengan model pembelajaran Problem Based Learning
dan kooperatif tipe Think Pair Share materi program linear kelas XI MAS Proyek Univa Medan.
Tahun Ajaran 2019/2020.
Jenis penelitian ini ialah penelitian kuantitatif, dengan pendekatan penelitian quasi eksperimen.
Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas XI MAS Proyek Univa Medan Tahun Ajaran 2019/2020.
Sampelpada penelitian ini yaitu kelas XI-IIS 2 (kelas eksperimen I) dengan menggunakan model
pemebelajaran Problem Based Learningsebanyak 30 siswa dan kelas XI-IIS 3 (kelas eksperimen II)
dengan menggunakan model pemebelajaran kooperatif tipe Think Pair Sharesebanyak 30 siswa.
Teknik pengambilan data dalam penelitian dengan memberikan soal test essaysebanyak 6 soal untuk
melihat kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan penalaran sisiwa pada materi program
linear.
Dari hasil analisis data postest kelas eksperimen I memiliki nilai rata-rata 80,563 dan nilai ratarata hasil postest kelas eksperimen II sebesar 69,017 dan selisi nilai rata-rata kedua kelas 11,566. Dari
hasil uji hipotesis data postest dengan menggunakan analisis varians (ANAVA) melalui uji F yaitu
Fhitung = 32,748 dan Ftabel = 3,923. Hal ini menunjukkan bahawa Fhitung ¿ Ftabel, maka Ha diterima dan
Ho ditolak
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan kemampuan
pemecahan dan kemampuan penalaran matematis siswa diajar dengan model pembelajaran Problem
Based Learning dan kooperatif tipe Think Pair Share materi program linear kelas XI MAS Proyek
Univa Medan. Tahun Ajaran 2019/2020.