Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan akuntansi persediaan bahan baku pada CV. Cendana Baru Engineering Medan, kesesuaian penerapan akuntansi
persediaan yang di terapkan CV. Cendana Baru Engineering Medan dengan aturan PSAK No.14, hambatan yang menyebabkan CV. Cendana Baru Engineering Medan belum menerapkan akuntansi persediaan sesuai PSAK No.14. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan wawancara dan observasi. Subjek penelitian ini berjumlah 4 orang yang merupakan pegawai CV.
Cendana Baru Engineering Medan yaitu Direktur Utama, Manajer Keuangan, Staff Akuntansi dan Kepala Gudang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan
pendekatan kualitatif. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pencatatan akuntansi persediaan pada CV. Cendana Baru Engineering Medan sudah sesuai dengan PSAK No.14 kecuali pada pengakuan dan sistem pencatatan
persediaanya, CV. Cendana Baru Engineering Medan belum menerapkannya.
Penerapan akuntansi persediaan pada CV. Cendana Baru Engineering Medan secara garis besar sudah sesuai dengan aturan PSAK No.14, tetapi masih terdapat beberapa
komponen yang belum di terapkan dengan baik dan benar seperti perusahaan tidak melakukan pemisahaan antara persediaan bahan baku dengan bahan pelengkap, perusahaan belum menerapkan pelaporan secara terperinci mengenai persediaan dalam catatan atas laporan keuangan, perusahaan tidak mengakui penjualan persediaan sebagai beban. Hambatan yang menyebabkan CV. Cendana Baru
Engineering Medan belum menerapkan akuntansi aset persediaan sesuai PSAK No.14 dikarenakan manajer keuangan dan bagian akuntansi perusahaan tidak mengetahui
bahwasanya ada aturan yang mengatur akuntansi persediaan, CV.Cendana Baru Engineering Medan belum pernah melakukan edukasi mengenai PSAK No.14, penerapan akuntansi persediaan CV. Cendana Baru Engineering Medan masih
mengikuti aturan yang diterapkan pada periode sebelumnya, dan belum adanya pengawasan yang ketat mengenai aturan PSAK No.14 untuk suatu perusahaan.