DETAIL DOCUMENT
Peran Korban Kejahatan Dalam Terjadinya Suatu Tindak Pidana Kejahatan Perkosaan Yang Dilakukan Oleh Keluarga Terdekat Ditinjau Dari Segi Viktimologi
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Riau
Author
Okta, Pianto
Subject
K Law (General) 
Datestamp
2018-06-29 08:35:28 
Abstract :
Kejahatan pemerkosaan yang dilakukan oleh orang terdekat ini merupakan salah satu masalah sosial yang sangat meresahkan masyarakat, dan masih banyak lagi kasus-kasus pemerkosaan lain yang terjadi dan sangat memungkinkan bahwa pelakunya masih dikalangan keluarga sendiri, namun hal tersebut masih ditutup-tutupi karena menyangkut aib keluarga, dan biasanya diselesaikan dalam musyawarah keluarga, maka dari itu dibutuhkan peranan korban dalam mengungkap tindak pidana pemerkosaan ini, agar terbuka jelas dan siapa pelakunya, sehingga penerapan sanksi pidana dapat dikenakan bagi sipelaku tindak pidana pemerkosaan. Dilihat dari latar belakang diatas, maka rumusannya adalah tentang faktor-faktor Penyebab Terjadi Tindak Pidana Kejahatan Perkosaan Yang Dilakukan Oleh Keluarga Terdekat serta Peran Korban Kejahatan Dalam Terjadinya Suatu Tindak Pidana Kejahatan Perkosaan Yang Dilakukan Oleh Keluarga Terdekat Ditinjau Dari Segi Viktimologi. Dilihat dari jenisnya penelitian ini termasuk dalam golongan penelitian observational Research (survei) atau juga disebut dengan istilah penelitian empiris, sedangkan dilihat dari sifatnya adalah diskriptif analitis, sementara itu alat pengumpul data yang digunakan adalah wawancara (interview). Penulis dalam menganalisis data berdasarkan primer dan data sekunder dan kemudian ditarik kesimpulan melalui cara deduktif yaitu dari hal ? hal yang bersifat umum ke khusus. Faktor-faktor penyebab terjadi tindak pidana kejahatan perkosaan yang dilakukan oleh keluarga Terdekat diantaranya : faktor tidak bermoral, faktor ekonomi rendah, faktor kesempatan, faktor pengaruh alkohol, faktor ketidakharmonisan keluarga, faktor ketidaktahuan anak tentang seks, faktor ancaman isteri sakit, faktor kesepian sehingga berdasarkan faktor-faktor tersebut, jelas bahwa penyebab tindak pidana perkosaan incest pada umumnya adalah sama. Banyaknya faktor perkosaan incest tersebut, yang paling penting adalah tingkat keimanan seseorang. Seseorang jika memiliki keimanan maka tidak mungkin melakukan hal-hal yang demikian, terlebih melakukan perkosaan terhadap anak kandungnya. Peran korban kejahatan dalam terjadinya suatu tindak pidana kejahatan perkosaan bahwa korban juga turut serta dalam sebuah terjadinya tindak pidana perkosaan walaupun perannya tidak seaktif pelaku, tetapi korban tetap memiliki andil dalam terjadinya tindak pidana dan pada kenyataanya dapat dikatakan bahwa tidak mungkin timbul suatu kejahatan kalau tidak ada peran dari si korban kejahatan, maka dengan demikian dapat dikatakan bahwa korban mempunyai tanggung jawab fungsional dalam terjadinya kejahatan perkosaan. 
Institution Info

Universitas Islam Riau