Abstract :
Masalah dalam penelitian ini adalah para siswa kurang menguasai teknik
dasar lompat jauh, adanya keraguan penempatan kaki pada papan tumpuan,
sehingga tidak terkontrolnya keseimbangan tubuh pada saat melakukan tolakan
melayang di udara yang berakibat pada hasil lompatan. Hal yang mendasar yang
menjadi masalah sehingga siswa belum mendapatkan hasil yang maksimal adalah
kondisi fisik, dimana kondisi fisik siswa dapat disebabkan kurangnya power otot
tungkai yang dimiliki siswa, kurangnya kekuatan, kecepatan, ketepatan, dan
koordinasi gerak yang kurang baik. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui apakah terdapat kontribusi power otot tungkai terhadap hasil lompat
jauh gaya jongkok siswa kelas VIII SMPN 2 Pasir Penyu.
Jenis penelitian ini merupakan korelasional dengan teknik pengumpulan
data yang dipergunakan adalah tes dan pengukuran. Semua populasi diambil
sebagai sampel, teknik ini disebut dengan total sampling. Jadi populasi dan smpel
dalam penelitian ini adalah siswa putera kelas VIII SMPN 2 Pasir Penyu sebanyak
15 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan tes standing board
jump dan tes lompat jauh.
Penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan korelasi product moment (r
xy) didapatkan nilai r hitung (r xy) adalah 0,913 dan kontribusi 83,3%. Hitungan
bernilai positif hal ini mengindentifikasikan terdapatnya kontribusi atau korelasi
antara kedua variabel tersebut yang siknifikan. Maka hipotesis berbunyi ?terdapat
kontribusi power otot tungkai terhadap hasil lompat jauh siswa kelas VIII SMPN
2 Pasir Penyu? dapat diterima.
Kata kunci : Power Otot Tungkai dan Hasil Lompat Jauh