Abstract :
Berdasarkan observasi penulis, diperoleh bahwa siswa Kelas VIII-1 Dwi Sejahtera Pekanbaru terlihat dalam rnelakukan tendangan kurang baik, kekurangan itu dapat dilihat melalui kemampuan siswa pada waktu bermain sepak bola, yaitu: hasil tendangan tidak terarah, dan tidak tepat sasaran. Hal ini disebabkan oleh tingkat koordinasi mata dan kaki yang kurang baik. Siswa yang tingkat koordinasi mata dan kakinya tidak baik biasanya di dalam melakukan tendangan cenderung kaku dan penuh dengan ketegangan. Dengan gerakan yang kaku ini mengakibatkan banyak mengeluarkan energi yang berlebihan, sehingga kurang efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan koordinasi mata dan kaki dengan hasil menendang bola ke sasaran pada siswa kelas VIII-1 Dwi Sejahtera Pekanbaru.
Jenis penelitian ini termasuk kedalam penelitian korelasi yaitu penelitian yang digunakan untuk mengetahui kontribusi atau hubungan antara dua variabel atau lebih. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa putra kelas VIII-1 Dwi Sejahtera Pekanbaru yang berjumlah 16 orang. Sehubungan populasi tidak begitu besar, maka seluruh populasi ditetapkan menjadi sampel dengan teknik penarikan sampel secara sensus.
Hasil dari analisa data diperoleh r hitung = 0,780 sedangkan r tabel adalah 0,497. Karena r hitung lebih besar dari r tabel : r tutung 0,780> r tam 0,497. Dengan demikian variabel x (koordinasi mata dan kaki) dan variabel y (menendang bola ke sasaran) mempunyai hubungan yang positif. Oleh sebab itu hipotesis yang dikemukakan diterima yaitu: Terdapat hubungan koordinasi mata dan kaki dengan hasil menendang bola ke sasaran pada siswa kelas VIII-1 Dwi Sejahtera Pekanbaru.
Kala kunci: koordinasi mata dan kaki, menendang bola ke sasaran.